Tags
android, aplikasi, app, bali, Bandung, cerah, filter, halmahera barat, indonesia timur, instagram, iphone, jailolo, Jakarta, jalan-jalan, langit biru, laut, liburan, Lombok, maluku utara, Pantai, photo, photo editing, ternate, udara
Saat instagram dirilis bulan oktober 2010, tidak ada yang menyangka dalam waktu dua bulan saja satu juta pengguna iphone langsung mengunduh aplikasi tersebut. Bagaimana tidak? aplikasi ini seperti cawan suci para penggila fotografi. Produk yang diciptakan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger begitu mudah digunakan. Tinggal jepret, tambahkan filter jadul yang menambah suasana sentimentil, lalu share ke facebook dan twitter.
Instagram cukup beruntung dirilis saat trend smartphone bergeser dari kecanggihan hardware menjadi kecanggihan operating system dan mudahnya akses internet dimana-mana.
Saya sudah mengunduh instagram sejak awal 2011. Sejak itu pula rasanya mata selalu gatal mencari subjek foto untuk kemudian diberi filter dan di share di media sosial.
Beruntung kerja di stasiun tv swasta di Jakarta memberi saya banyak peluang untuk mencari subjek foto di berbagai sudut Indonesia. Inilah beberapa foto yang saya shot dengan DSLR atau iPhone dan diberi filter instagram.
Jakarta
Jakarta selalu menarik untuk diceritakan. Wajah ibukota yang terkenal super macet, panas, selalu ada demo dan dihuni penduduk yang tempramental ternyata bisa berubah 180 derajat jika hari libur tiba. Dan percayalah, selalu ada subjek menarik untuk di foto disetiap sudutnya.
Bandung
Beda dengan Jakarta, kota Bandung adalah sebuah fenomena. Kota yang berada diketinggian 768 meter diatas permukaan laut ini selain terkenal dengan tempat berlabuhnya para calon intelektual karena begitu banyaknya kampus negeri dan swasta berkualitas. Juga kini menjadi kota factory outlet.
Sejak tol Cipularang dibuka, hampir setiap akhir pekan kota Bandung dipenuhi kendaraan plat B. Semua datang untuk berlibur disini. Dari wisata alam, sebagian besar dari wisatawan yang datang ke Bandung ingin menikmati kuliner dan puas belanja di factory outlet.
Bali dan Lombok
Siapa sih yang tidak tahu pulau Bali dan pulau Lombok? Semua orang selalu ingin liburan kesana. Selain pantainya yang luar biasa cantik dan bersih, udaranya juga cerah sepanjang tahun. Bahkan ada satu slogan “Di Bali, setiap hari adalah hari libur.”
Jargon yang tepat karena atmosfernya sungguh menyenangkan. Orang yang selalu tegang, stres dan arogan di Jakarta ketika datang ke kedua pulau ini bisa jadi hidupnya lebih santai dan bahagia. Setidaknya hal itu terbukti pada saya
Ternate dan Jailolo
Indonesia timur selalu menjadi tempat menyenangkan untuk dikunjungi. Sama halnya saat saya datang ke Ternate dan teluk Jailolo di halmahera barat. Cuaca yang cerah dengan langit biru dan lautan yang tenang khas Indonesia Timur. Penduduk disini hidupnya lebih santai, tenang dan sangat ramah dengan pendatang.
Tujuh hari di Halmahera Barat rasanya kurang mengingat tempat wisata khususnya banyak banget. Jika anda suka selam, disinilah tempatnya. Maluku Utara termasuk didalamnya Ternate dan Halmahera masuk dalam segitiga terumbu karang dunia yang terbentang dari Pulau Galapagos, Philipina hingga pulau Bali loh!
Nah jika ke Ternate, jangan lupa datang ke tempat pedagang besi putih. Disini banyak kerajinan tangan dari besi putih yang konon materialnya diambil dari kendaraan milik tentara sekutu yang terbengkalai seperti mobil jeep, pesawat tempur hingga kapal. Bahkan beberapa pedagang ada yang berjualan dogtag milik tentara sekutu yang tewas saat perang dunia kedua lalu.






































